Substansi Genetika


Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar istilah tes DNA, tanaman hasil rekayasa genetika, dan penyakit-penyakit yang berhubungan dengan kerusakan atau kelainan kromosom. Tes DNA belakangan ini marak digunakan oleh orang tua maupun anak untuk membuktikan bahwa mereka benar-benar orang tua atau anak mereka. tahukah kamu apa sebenarnya yang dimaksud dengan tes DNA? Selain itu, negara kita juga sedang membahas tanaman impor hasil rekayasa genetika, antara boleh dilakukan atau tidak. Mengapa tanaman direkayasa gennya? Dalam bidang kedokteran, sering ditemukan pasien-pasien yang ternyata menderita penyakit kelainan atau kerusakan kromosom sehingga bentuk tubuh maupun tingkah lakunya tidak seperti orang normal. Apa sebenarnya yang terjadi pada kromosom sehingga dapat menyebabkan seseorang menderita suatu penyakit atau kelainan?

Ketiga hal di atas berhubungan dengan kromosom, gen, dan DNA. Sehingga untuk mengetahui jawabannya kita harus memahami pengertian gen, DNA, dan kromosom serta hubungan diantara ketiganya.

Seluruh metabolisme dalam tubuh diatur oleh gen. Gen terdapat pada DNA. DNA merupakan salah satu komponen penyusun kromosom.

KROMOSOM

Bagian utama sebuah sel terdiri dari nukleus dan sitoplasma. Di dalam nukleus terdapat benang-benang halus yang disebut kromatin. Bila sel siap untuk membelah, benang-benang halus itu dipintal membentuk kromosom. Kromosom adalah suatu struktur padat yang terdiri dari dua kmponen molekul, yaitu protein dan DNA. Struktur padat kromosom hanya dapat terlihat dengan jelas pada tahap metafase saat pembelahan sel.

NUKLEOSOM (Unit Dasar Kromosom)

Cara penyusunan molekul DNA dan protein dalam kromosom sebenarnya cukup rumit. Pengemasan DNA dalam kromosom terjadi pada tahap profase. Secara ringkas pengemasan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut. Untai DNA dipintal pada suatu set protein, yaitu histon menjadi suatu bentukan yang disebut unit nukleosom. Unit-unit nukleosom tersusun padat membentuk benang yang lebih padat dan terpintal menjadi lipatan-lipatan solenoid. Lipatan solenoid tersusun padat menjadi benang kromatin. Benang-benang kromatin tersusun memadat menjadi lengan kromatid. Lengan kromatid kembar disebut kromosom.

Pos ini dipublikasikan di Substansi Genetika dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s