Keanekaragaman Hayati di Indonesia


Keanekaragaman hayati adalah keanekaragaman organisme yang menunjukkan keseluruhan/totalitas variasi gen, jenis, dan ekosistem pada suatu daerah. Keanekaragaman hayati penting bagi kelangsungan hidup karena adanya saling keterkaitan antarjenis yang fungsional sehingga terjadi daur materi dan aliran energi.

Tingkatan Keanekaragaman Hayati

Keanekaragaman hayati (biodiversitas) menyatakan terdapatnya berbagai perbedaan atau variasi bentuk, penampilan, jumlah dan sifat-sifat lain di antara organisme.

Berdasarkan hal tersebut, para ahli membedakan keanekaragaman hayati menjadi tiga tingkatan, yaitu:

  1. Keanekaragaman gen (plasma nutfah)
  2. Keanekaragaman jenis
  3. Keanekaragaman ekosistem

Penyebaran Flora dan Fauna di Indonesia

Penyebaran flora dan fauna di Indonesia termasuk dalam kawasan Malesiana. Indonesia dibagi menjadi beberapa daerah, di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Daerah hutan hujan tropis (Sumatra, Kalimantan, Papua, Sulawesi, dan Jabar Selatan)
  2. Daerah hutan musim (Jabar, Jatim)
  3. Daerah sabana (Madura, Dataran Tinggi Gayo)
  4. Daerah stepa (Sumba, Sumbawa, Flores, Timor)

Berkaitan dengan letak Indonesia, yaitu antara kawasan Oriental (Benua Asia) di sebelah Barat dan kawasan Australian (Benua Australia) di sebelah Timur.

  1. Garis Wallace adalah garis yang memisahkan jenis fauna Indonesia bagian barat dan bagian tengah.
  2. Garis Weber adalah garis yang memisahkan jenis fauna Indonesia bagian timur dan bagian tengah.

ARTIKEL TERKAIT

Pos ini dipublikasikan di Keanekaragaman Hayati dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s